SIG UNTUK MEMBANGUN MODEL INUNDASI KENAIKAN MUKA AIR LAUT


Apakah anda sudah biasa menggunakan SIG?
SIG/Sistem  Informasi Geografis  adalah  sebuah  sistem komputer  yang mampu untuk memasang, mengumpulkan,  manipulasi  dan  menampilkan  informasi bereferensi geografis  (Campbell  , 2001). Senada  dengan Campbell,  de By,  dkk (2001) mendefinisikan Sistem Informasi geografis sebagai suatu sistem komputer yang memfasilitasi  tahap  entri  data,  analisis  data dan  penyajian  data terutama untuk data bergeoreferensi. 

Banyak dari pekerjaan yang berhubungan dengan lokasi menggunakan SIG untuk membantu analisis maupun visualisasi. Dengan Sistem Informasi Geografis/SIG/GIS dapat dibangun sebuah model yang mampu menghadirkan kemudahan-kemudahan dalam merepresentasikan dunia nyata. Model adalah simplifikasi dari kenyataan.  

SIG  dapat merepresentasikan  kenampakan  sekitar  atau real word dalam model  grafis  untuk membantu  dalam  analisis. Analisis  yang  sangat sulit dilakukan dengan menggunakan cara manual, dapat dilakukan dengan  lebih mudah  menggunakan  SIG, misalnya  untuk  melakukan  overlay,  dengan menggunakan SIG, proses dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Seperti pada video diatas, SIG membantu dalam membuat model Inundasi kenaikan permukaan air laut. Dengan menggunakan data DEM (Digital Elevation Model) dapat dimodelkan kenaikan muka air laut sehingga dapat diketahui wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak luapan air laut sehingga dapat diambil kebijakan-kebijakan manajemen bencana terhadap wilayah-wilayah tersebut. Menarik bukan? :)

SIG sangat membantu dalam berbagai kebutuhan akan informasi lokasi, analisis-analisis yang sangat rumit dilakukan secara manual, perhitungan panjang, luas, volume dan yang disajikan dalam video diatas, yaitu modelling.

Pada kesempatan lain akan saya berikan tutorial untuk membuat model inundasi tersebut. :)

No comments:

Post a Comment